Tim PPSU yang Kian Membanggakan di Tahun 2016

 

Pasukan warna-warni yang tersebar di seluruh DKI Jakarta mungkin sudah bukan merupakan pemandangan yang asing lagi bagi warga ibukota. Tim Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) merupakan salah satu keberhasilan sepak terjang pemerintahan Ahok-Djarot. 

Tim PPSU bertanggung jawab akan penanganan prasarana dan sarana jalan, saluran, dan taman. Kehadiran PPSU dipuji banyak pihak. Selain menghadirkan lapangan pekerjaan yang memadai, keberadaan PPSU nyata membuat kota Jakarta semakin bersih. Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 4.000 anggota pasukan yang siap melayani.

Ide pembentukan tim PPSU dicetus oleh Calon Gubernur DKI Jakarta petahana, Ahok. Ia resah melihat sampah yang menumpuk, saluran yang terus tersumbat dan jalanan yang rusak terus menerus. Ahok pun mengeluarkan Peraturan Gubernur untuk pembentukan PPSU. 

Di tahun 2016, dampak karya dari tim PPSU terasa konkret. Melalui berbagai saluran berita maupun media sosial, publik pun mengakui bahwa PPSU membuat wajah ibukota menjadi jauh lebih bersih, nyaman dan tertib

Menurut Kepala Dinas Kebersihan DKI Isnawa Adji sebagian besar dari anggota PPSU berada di bawah UPK Badan Air. Karya mereka tersebar di 42 kecamatan. Selain itu, ada juga anggota-anggota pasukan yang menjabat sebagai operator alat berat maupun juru mudi kapal. 

Mayoritas dari mereka bekerja antara 07.00 - 16.00 WIB setiap harinya, namun khusus untuk petugas sampah pintu air, mereka berjaga selama 24 jam dan dibagi menjadi dua shift. Kompensasi pun tergolong lumayan, dengan gaji yang setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2016 sebesar Rp 3,1 juta setiap bulannya. Di samping itu, tim PSSU juga mendapatkan berbagai fasilitas seperti BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, serta Tunjangan Hari Raya (THR).