Kaum Muda ikut Patungan Online dan Offline

 

Kampanye Rakyat yang diusung oleh Calon Gubernur dan Wakil Gubernur petahana DKI Jakarta Ahok-Djarot benar-benar membuka pintu untuk seluruh warga, untuk ikut ambil bagian dalam pilkada di ibukota. Hal ini tidak terkecuali untuk kaum muda. 

Menurut data yang diterima oleh tim Kampanye Rakyat, patungan yang dilakukan secara online melalui www.ahokdjarot.id sebagian besar dilakukan oleh warga yang berusia 35 tahun atau kurang. Hal ini menunjukkan kefasihan generasi muda menggunakan teknologi, namun lebih penting lagi, hal ini menunjukkan komitmen kaum muda untuk ikut serta dalam proses demokrasi. 

Adapun, rata-rata jumlah patungan yang diberikan oleh warga berusia 20-35 tahun berkisar di angka Rp. 123 ribu. Ada dari beberapa pemuda yang bisa ikut patungan dengan jumlah besar melampaui Rp. 1 juta. Namun, banyak juga yang memberikan sebagian dari tabungan mereka sebesar Rp. 50 ribu atau Rp. 100 ribu. 

Selain melalui situs kampanye Ahok-Djarot, banyak juga generasi muda yang ikut patungan secara offline. Hal ini mereka lakukan melalui berbagai acara yang diadakan oleh tim Kampanye Rakyat. Banyak juga dari mereka yang mendatangi booth-booth yang ada di mal maupun di Rumah Lembang. 

“Saya melihat bahwa kerja Pak Ahok sangat nyata. Itulah sebabnya saya terus mendukung beliau,” cerita Alex, 24 tahun. Alex ditemui saat ia mengunjungi Rumah Lembang untuk berjumpa dengan Ahok.  

Kampanye Rakyat memang menoreh sejarah tersendiri di dalam perwujudan demokrasi di Indonesia. Melalui contoh yang diberikan oleh Ahok-Djarot, semua saja bisa ikut berpartisipasi dalam mewujudkan kehidupan di Jakarta yang lebih baik lagi.