Kampanye Rakyat Ditutup dengan Total Dana Tembus Rp 60 Miliar

 

Kampanye Rakyat telah ditutup secara resmi pada hari Jumat, 6 Januari 2017, kemarin. Penyelesaian kelengkapan administrasi akan terus dilakukan oleh Tim Sukses hingga akhir bulan ini, untuk memastikan bahwa semua warga yang ikut serta tercatat dalam Laporan Penerimaan Dana Sumbangan Kampanye (LPDSK). Total dana patungan yang terkumpul mencapai lebih dari Rp 60 Miliar. 

Kampanye Rakyat adalah program yang diusung oleh Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta petahana nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama, atau Ahok, dan Djarot Saiful Hidayat pada Pemilhan Gubernur 2017 ini. Melalui Kampanye Rakyat, masyarakat dapat ikut serta patungan dana kampanye dan menyatakan dukungannya secara konkret untuk pasangan Ahok-Djarot. 

Kampanye Rakyat sendiri telah berlangsung sejak 1 November 2016 lalu. Selama dua bulan itu, Ahok-Djarot telah berhasil mengumpulkan Rp. 60.146.520.605 dari warga. Berbagai kegiatan yang dilakukan untuk melakukan patungan dana kampanye antara lain adalah makan malam, silaturahmi, penjualan merchandise, dan pembukaan booth di mal-mal ibukota. 

Sebanyak 11.867 warga dan institusi badan hukum ikut ambil bagian dalam Kampanye Rakyat. 99% dari dana patungan berasal dari individu, dengan dana terkecil sejumlah Rp. 10.000. 

“Kami telah melihat dan merasakan perkembangan dan kemajuan Jakarta dalam 2 tahun terakhir ini. Jakarta lebih efisien, lebih tertib, lebih nyaman dalam 2 tahun terakhir daripada 15 tahun sebelumnya. Kami juga melihat dan percaya kepada sosok Pak Ahok yang jujur, bersih, murni, bekerja dari hati untuk rakyat, dan tidak memikirkan diri sendiri.” cerita Amelia, 45 tahun, yang ikut patungan dalam Kampanye Rakyat. 

Ada juga Iwan, 33 tahun, yang menggunakan seluruh gaji bulanannya untuk ikut patungan Kampanye Rakyat.  "Gue sumbangin penghasilan gue ke Pak Ahok agar kerja lebih baik,” sahutnya. Iwan percaya bahwa kinerja Ahok-Djarot untuk Jakarta harus terus dilanjutkan. 

Sementara itu, Ahok-Djarot menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan masyarakat kepada kinerja mereka. 

“Ini adalah bentuk gotong royong. Kami tidak pernah menghitung-hitung berapa nilai yang disumbangkan. Sebab yang paling penting adalah nilai gotong royong dan keikhlasan dari masyarakat,” jelas Djarot. 

Kampanye Rakyat telah secara resmi ditutup dan dengan sukses, Di bawah kepemimpinan Ahok-Djarot, Kampanye Rakyat juga telah menoreh sejarah baru dalam demokrasi Indonesia, dengan membuktikan bahwa masyarakat dapat ikut berpartisipasi, tidak hanya dengan memberikan suara mereka sebagai warga negara tetapi juga ambil bagian dalam patungan dana kampanye. Hal ini hanya dapat terlaksana dengan adanya trust, atau kepercayaan yang tinggi antara warga dan calon pemimpin. Kampanye Rakyat menjadi bukti akan kepercayaan masyarakat akan Ahok-Djarot.