Kampanye Inklusif, Kampanye Rakyat

 

Sejak beberapa bulan lalu, pasangan calon nomor urut 2, Ahok-Djarot, telah membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.
 
Cara partisipasi yang diusung terbilang unik, yaitu mengajak masyarakat untuk memberikan bantuan dana kampanye bagi Ahok-Djarot. Upaya yang bertajuk Kampanye Rakyat ini diusulkan dengan mengusung asas bersih, transparan dan partisipatif. Inkusivitas ditunjukan dengan besaran dana yang dapat disumbangkan beserta metode pembayarannya. Besaran sumbangan dimulai dari angka Rp 10.000,00, dan sumbangan dapat diberikan mulai dari level individu.
 
Kampanye Rakyat pada akhirnya mendapatkan respon dari lingkaran yang sangat luas. Individu dari berbagai latar belakang pekerjaan dan suku ikut berpartisipasi dalam Kampanye Rakyat. Salah satu partisipasi yang dicatat oleh media adalah sumbangan yang berasal dari komunitas pedagang tahu dan tempe Indonesia, yang memberikan Rp 570.000,- sebagai dana bantuan bagi kampanye Ahok-Djarot. Parman, sebagai perwakilan gabungan pengusaha tahu tempe Indonesia mengatakan bahwa mereka berharap sumbangan yang mereka berikan dapat membawa kesuksesan bagi kampanye Ahok-Djarot.
 
Tak hanya itu, dukungan dari warga di luar Jakarta juga berdatangan bagi Ahok-Djarot. Tim Kampanye Rakyat mencatat adanya dana patungan dari Kalimantan dan Papua. Data juga menunjukan bahwa patungan banyak dilakukan dalam bentuk perseorangan.
 
Selain menyumbangkan dana, dukungan juga diberikan dengan datang langsung ke Rumah Lembang, Forum Pemuda NTT menjadi salah satu kelompok yang ikut secara langsung datang ke Rumah Lembang dan menyatakan dukungan bagi Ahok-Djarot. Secara mayoritas, pendukung dari luar Jakarta menyatakan bahwa mereka menyadari pentingnya peran Jakarta bagi kelangsungan kota lain, sehingga mereka merasa perlu untuk ikut mendukung pembentukan Jakarta yang lebih baik.
 
Kampanye Rakyat pada akhirnya menjadi salah satu wujud demokrasi yang secara jelas bersifat terbuka dan menyediakan kesempatan partisipasi yang sama. Partisipan tidak dibatasi dengan status ekonomi ataupun demografi, pun demikian tanggung jawab yang nantinya akan dipenuhi oleh calon pemimpin kita—di mana Ahok-Djarot akan menjalankan tanggung jawab kepada rakyat tanpa batasan status ekonomi dan demografi. Periode pemberian sumbangan masih dibuka hingga saat ini dan bagi mereka yang ingin memberikan bantuan dana dapat melihat keterangan lebih lanjut dalam www.ahokdjarot.id/patungan.