Ahok, Harapan Generasi Muda Jakarta

 

Salah satu hal yang paling mencolok dari Kampanye Rakyat calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta petahana Ahok-Djarot adalah keikutsertaan dan komitmen dari generasi muda. Kaum muda sangat aktif terlibat, baik dari pengadaan acara sampai dengan partisipasi patungan. 

Seusai sidang perdana hari Selasa (13/12), Ahok berkesempatan untuk berbincang dengan kaum muda, yang berusia 25 hingga 30 tahun. Ia bercerita mengenai visi dan misi yang telah ia rencanakan untuk DKI Jakarta apabila Ahok kembali memimpin kota ini. 

Ahok juga sempat berbagi mengenai rekam jejaknya, yaitu pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, berbagai program kesejahteraan masyarakat, serta penataan kota yang lebih efisien. 

Jakarta merupakan ibukota Indonesia yang melimpah dengan anak-anak muda kritis yang rindu akan adanya perubahan. Mereka menimba ilmu dan mengadu nasib di kota Jakarta. Bahkan, banyak dari mereka yang lahir dan tumbuh besar di ibukota. Akan tetapi, tidak banyak dari kaum muda yang berminat untuk berkecimpung di dunia politik. 

 

Ahok pun hadir sosok yang menawarkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan partisipatif. Kepemimpinan ini menjadi inspirasi bagi banyak kaum muda. Sejak ia terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahok juga telah membuka pintu untuk anak-anak muda yang ingin magang dan belajar dari dirinya. Telah ada ratusan warga muda Jakarta yang menimba ilmu dari kepemimpinan dan cara kerja Ahok. 

Melalui karyanya, Ahok telah berhasil mengajak anak-anak muda penerus bangsa untuk peduli kepada politik. Paling tidak, kepedulian ini menjadi awal dari Jakarta yang lebih baik. Kepedulian ini memberikan harapan cerah akan masa depan kota dan bangsa kita ini.